Kumpulan Puisi Ayah (Puisi untuk Ayah)

Kumpulan puisi Ayah - Setelah tadi posting artikel puisi ibu, sekarang giliran puisi untuk ayah. Biar adil, ada Ibu, pastinya harus ada ayah. Walaupun ada peribahasa kasih ibu sepanjang jalan, kasih ayah sepanjang jalan, namun itu hanya peribahasa.

Puisi Aku Minta Doa Dari Ayah Dan Bunda

Ayah bunda, aku minta maaf kalau selama ini aku telah mengecewakan kalian..
Aku bersukur mempunyai orang tua seperti ayah dan bunda.
Ayah yg berkerja keras dri aq lahir sampe aku dewasa.
bunda terima kasih atas kasih sayang yang telah ayah dan bunda berikan,
aku janji gak bakal ngecewain kalian,
aku akan berusaha untuk membuat ayahbunda bahagia.
karena aku gak ingin kalian sedih.
aku akan selalu berdoa buat ayah dan bunda agar di beri kesehatan.
aku minta doa dari ayah dan bunda biar aku jadi anak yg berguna buat keluarga.
terimakash ayah dan bunda…

Puisi Ayahku Hidupku

Ayah…..
kau penguat hatiku
menjadikanku wanita yang tegar
wanita yang sabar
wanita yang pantang menyerah

Ayah….
sepi saat kau jauh
kau begitu hebat
tak ada yang bisa sepertimu
ataupun menggantikan posisimu

Ayah….
aku begitu menyayangimu
keringatmu menjadi inspirasiku
tawamu yang slalu aku rindu
sedihmu adalah deritaku

Ayah….
dimanapun engkau
doaku slalu bersamamu
tangisku menjadi sumpahku
bahwa,apapun yang terjadi ku kan slalu menjagamu….

anakmu,,,,,miera


Puisi Selamat Jalan Ayah

waktu terus berlalu
perjalanan hidup pernah kau tempuh
tak ada kata jenuh,
tak ada kata malas,
tak ada kata lelah,

kau berjalan dengan semangat
perjuangan hidup yang penuh liku
keringat yang tak henti membasahi tubuhmu
kau lewati dengan kesabaran dan keikhlasan

ayah…..
kaulah hidupku yang memberiku semangat
mengajarkanku kesabaran,kebaikan,keberanian
banyak ilmu kehidupan yang kau berikan kepadaku
keringat yang kau teteskan adalah semangatku

ayah….
mungkin di dunia ini kau telah tiada
tapi di dalam hatiku kau tak akan pernah sirna
walaupun kau telah meninggalkanku
tapi semangat dan doamu masih saja aku rasakan

ayah….
jangan pernah merasa kesepian
doaku kan selalu menemanimu
selamat jalan ayah,semoga kau tenang di alam sana
bersama doa -doa kami disini.

amin.

by: Ryan


Puisi AIRMATA RINDU BUAT PAPA

Papa….didalam sepiku ku merindukanmu
malam ini aku menangis mengenang masa2 brsamamu
aku rindukan canda tawamu papa…
aku rindukan senyuman manis papa…
aku rindu semua nasehatmu papa….

papa…

kutahu dirimu tlah jauh dialam sana …
tapi ku tidak akan pernah bisa melupakan kasih sygmu pada kami anak2mu, papa…
sosokmu yg berwibawa,bersahaja dan baik hati membuatku rindu …
tangisan ini menyakitkanku dikala ku teringat kenangan indah brsama papa….
tak dapat kubalas budi baikmu papa,hanya doa yg bisa aku berikan sbgai kado dari kami anak2mu …..
hanya potretmu yg kami liat bila kami rindu padamu papa…
karena papa tak mau hadir dlm mimpi kami….
kemanakah kami mencari sosokmu yg bisa jadi teman dan sahabat bagi kami…
menjadi papa yang baik bagi kami ….
papa dihati kami papa tak tergantikan,karena papa is the best…..
kan ku cari sosok suami sprtimu papa…
agar anakmu ini ada yang menjaga didunia dan akhirat kelak, aamiin ya ALLAH agar papa bahagia disana

papa tangisanku adalah kerinduanku padamu….aku sayang papa..sangat sayang papa…Ya ALLAH JAGA PAPA DI SANA,Berikan tempat yang indah untukx,hingga kami bertemu nanti di surgamu yang indah..

Aamiin ya rabbal alamin

karya : Nayra achmad


Puisi Kebahagiaan Untuk Ayah Dan Ibu

Ya alloh dengan serendah2nya,hambamu ingin bertanya..

berapa harga secuil kebahagian untuk ayah dan ibuku?

apa kah nyawa hamba mampu untuk membeli kebahagiaan untuk MEREKA?

apa kah hidup hamba mampu untuk membeli harapan kebahagiaan untuk MEREKA?

apa yang harus hamba jual untuk membeli kebagiaan untuk MEREKA?

Ya ALLOH Ya Tuhan ku,ijinkahlah hambamu membahagiakan ayah dan ibu hamba dihari tua mereka walau NYAWA hamba sebagai ganti nya..

by : rifa


Puisi Salam Rindu Untuk Ayah

Hari ini………
mata tidak dapat membendung
tumpah linangan air mata
seiring waktu telah berganti
tanpa terasa dua tahun telah berlalu
Ayah………..
sejak kepergian mu
terasa begitu sepi
hati hami sangat merindukan mu
apa lagi saat berkumpul
Ayah…………..
parkataan saat detik-detik kepergian mu
masih terngiang di telinga ini
amanah yang engkau berikan
terasa sangat berat……
namun anak mu tak akan menyerah
mengemban apa yang engkau berikan
Ayah…….
do’a kami selalu untuk mu
Ya… Allah………
ampuni dosa dan salah ayah kami di masa hidup nya
jauhkan dari azab kubur Mu
lapangkan di alam nya
terangilah dengan Nur Mu
Ya….Allah……….
tempatkanlah ayah kami di sisi Mu
disisi Mu lah tempat sebaik-baik nya kami kembali

# Pujangga Kelana #
Duri 06/05/2012


Puisi Anak Kecil

Aku tak melihat bunda dan ayah
Mereka pergi untuk diriku melawan dunia
Melewati hutan berhenti di sungai ketika senja
Berdoa untukku di keheningan malam menjelma

Aku disini bersama kakek, nenek, dan kedua sepupuku
Terlihat ramai oleh mereka, namun tak menghilang rasa sepiku
Kesepian akan kebersamaan bunda dan ayahku
Kesepianku yang selalu bertanya di kepalaku
Cepatlah pulang bunda, ayah, aku rindu?
Kerinduan yang selalu dekat dibenakku
Dan aku selalu berdoa dengan harapan membelenggu
“Aku ingin bersama mereka Tuhan dan tak ingin terpisah”, permohonanku

Bermain di sore hari begitu menyenangkan namun mengganggu
Ketika Bunda dan ayah mereka berbicara merdu
Sudah hampir malam, mari pulang anakku?
Kedua mata dan telinga ini tak kuasa dengan semua itu

Dan malam-malam pun berlalu seperti biasa
Di sudut kamar kecilku aku berbaring, menunggu terpejamnya mata
Membayangkan lalu memimpikan ayah dan bunda
Berkata dalam gelap, “semoga esok aku bisa bertemu mereka”

Ketika waktu itu tiba, dan mereka pulang membawa sesuatu
Memelukku seraya berkata, anakku apa kabarmu?
Aku mendekap dan menjawab dengan rasa kegiranganku
Serayaku berkata pada-Nya “Jangan pisahkan lagi aku dengan mereka Tuhan”,
Aku memohon

Dan waktu-waktu indah itu berlalu begitu cepat
Secepat ketinggian menuju kerendahan yang tak melambat
Dan permohonan-permohonanku kepada Tuhan semakin menguat
Terjaga tetesan air mata untuk kerinduan hati yang begitu melekat

Karya : Herman subarkah


Puisi Dalam Bayangmu

terayun lemah ruas jari jemariku
menggores sketsa di alas anganku
ayah ….mengukir wajahmu itu sulit bagiku
karna waktu yang tlah bertahun lalu
terlewati tanpa sosok dirimu
namun keberadaan kisahmu
bersemayam slalu di lubuk hatiku
tentang rentang waktu kisah perjalanan hidupmu
membuatku ingin merindukanmu
tapi entah harus dengan bagaimana
kuingin sampaikan kehampaan jiwaku tanpamu
kepenatan diri yang membelenggu hidupku
ayah….aku tak tahu di mana tempatmu
tapi ku setia mencarinya di tiap-tiap doaku
pintaku pada Tuhanku
tuk slalu menjagamu sampai batas akhir rencanaNya

akan Dia kembalikan kau seutuhnya menjadi milikku
di sepanjang usiaku

Karya : theresia mely


Puisi Rindu Ayah

terkadang kuberfikir
bahwa hidup tak pernah adil
semua menjauh seperti memusuhiku
semua menghilang seperti tak ingin menemuiku

sebesar apakah dosa dan kesalahanku
hingga kau hukum aku seperti ini

oh tuhan, aku tak tahanlagi
kuingin mengakhiri beban hidup ini
karena sejauh ini aku tak pernah sanggup
hidup hanya dengan separuh nafas, separuh hati dan separuh jiwa

ayah, kembalilah dalam pelukanku
bawalah separuh nafas, hati dan jiwaku
ceritakan hal terindah masa kecilku dulu
bantulah aku menghadapi kejamnya hidup ini
ayah, ayah, aku rindu semua tentangmu

karya: Baiq putri wahyuni



Puisi Titip Rinduku Untuk Ayah

aku tak dapat mengantar kepergianmu..
langit mendung turut berduka…
semua orang riuh rendah bercerita..
tentang segala amal kebaikanmu…
ayah……
di bawah nisan dan kambojamu
aku duduk dengan termangu..
qw jatuhkan air mata untukmu
ayah…..
kau yang mengajarkan aku tentang arti kehidupan
kau ajarkan aku bagaimana cara menghargai sesama
kini ayah pergi…pergi untuk selamanya….
tuhan…….
andai ayah bisa kembali aku berharap semua ini takkan pernah terjadi……
tuhan…..
jikalau aku boleh bertemu ayah…
aku ingin memeluknya sebagaimana dulu dia
memelukku dengan rasa kasih sayang..
tuhan……
aku tau itu semua takkan pernah terjadi…
tapi aku hanya ingin berkata pada_MU TITIP RINDUKU UNTUK AYAH

KARYA:VITAKHUR ROHMAH FATHONIA
Share :

Komentar Facebook: